Kata-Kata Filosofi Kopi Bijak tentang Kehidupan
Kata-Kata Filosofi Kopi Bijak tentang Kehidupan
Source : sasamecoffee.com
1. Semua Orang Sama
Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. Karena di hadapan kopi, kita semua sama.
Pernahkah Anda membayangkan jika secangkir kopi memiliki perasaan? Mungkin jika punya, Ia bisa menolak untuk diminum oleh orang tertentu. Namun, kenyataannya kopi tidak peduli siapa peminumnya. Mau Anda kaya, miskin, tua, muda, maling, atau pejabat, semua berhak menikmatinya.
Kalimat ini merupakan salah satu kata-kata yang ada di buku dan cerita Filosofi Kopi. Lewat kata-kata ini, penulisnya ingin mengingatkan hakikat kita adalah manusia biasa. Jadi jangan merasa sombong atau minder di hadapan orang lain.
2. Jangan Nilai Sampulnya
Cuma segelas kopi yang bercerita kepadaku bahwa yang hitam tak selalu kotor dan yang pahit tak selalu menyedihkan.
Seduhan biji tanaman Coffea yang telah dipanggang identik dengan warnanya yang hitam dan rasanya yang pahit. Meski begitu, banyak orang yang tergila-gila dengan minuman ini. Bahkan, ada orang yang rela membayar secangkir kopi yang enak dengan harga mahal.
Kata-kata filosofi bijak tentang secangkir kopi di atas mengajarkan pada Anda agar tidak menilai seseorang dari luarnya. Kenali orang lain lebih dalam, siapa tahu yang terlihat mengerikan dan buruk itu ternyata baik bagi Anda.
3. Jangan Terlalu Obsesi
Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?
Kata-kata bijak ini berasal dari salah satu cerita pendek dalam buku Filosofi Kopi yang berjudul Spasi. Lewat kalimat itu, Dee mencoba mengingatkan Anda tentang pentingnya beristirahat sejenak. Jangan terlalu keras mengejar obsesi karena nanti tidak berarti.
Jeda pada kalimat di atas menggambarkan seseorang yang beristirahat. Sementara huruf terukir maksudnya adalah perjalanan mengejar ambisi. Hanya menulis huruf tanpa memberi jeda tidak akan menghasilkan kata. Sama seperti mengejar ambisi, tanpa tahu kapan beristirahat hanya akan menghancurkan diri sendiri.
4. Pentingnya Niat Baik
Satu langkah kecil dari sebuah niat baik mampu membawa kita menuju sesuatu yang di luar imajinasi.
Kata-kata yang satu ini tidak akan bisa kamu temukan di film atau pun buku Filosofi Kopi. Sebab, kalimat ini merupakan kutipan dari spin off petualangan Ben dan Jody yang ada di YouTube berjudul Goodwill.
Dalam video itu, Ben dan Jody diceritakan sedang mencari green bean dari Posong, Temanggung. Kasihan dengan kehidupan bapak petani yang rela dibayar murah, mereka lalu menyusun rencana untuk membantunya agar hidup lebih layak setelah tiba di Jakarta. Kisah Ben dan Jody ini mungkin bisa Anda jadikan pelajaran tentang betapa pentingnya sebuah niat baik.
5. Jangan Serakah
Bila engkau ingin satu, maka jangan ambil dua. Karena satu menggenapkan, tapi dua melenyapkan.
Kata-kata bijak dari buku Filosofi Kopi ini mungkin cocok untuk Anda yang sering serakah dalam hidup. Lewat cerita berjudul Mencari Herman ini, Dee menjelaskan bahwa serakah akan membuat Anda kehilangan segalanya. Serakah atau tamak merupakan perilaku buruk karena selalu ingin memiliki sesuatu di luar kemampuannya.
Sebagai contoh kombinasi kopi dan rokok. Meski memang nikmat, tapi buruk bagi tubuh. Padahal kopi jika diminum sendiri memiliki manfaat bagi kesehatan. Tapi rokok tembakau akan membuat kopi kehilangan manfaat karena kandungan zat beracun di dalamnya.
Komentar
Posting Komentar