Kata-Kata Filosofi Kopi Tentang Kebersamaan dan Persahabatan
Kata-Kata Filosofi Kopi Tentang Kebersamaan dan Persahabatan
Source : sasamecoffee.com
1. Tempat Istimewa
Tapi yang benar-benar membuat tempat ini istimewa adalah Ben. Ia tidak sekadar meramu, mengecap rasa, tapi juga merenungkan kopi yang ia buat.
Kata-kata tersebut merupakan isi pikiran Jody, salah satu karakter dalam kisah Filosofi Kopi. Bagi ia dan teman-temannya, kedai tersebut merupakan tempat istimewa, bukan cuma lahan usaha atau pekerjaan saja. Salah satu sebabnya adalah adanya Ben, sahabatnya sejak kecil sekaligus partner bisnisnya.
Dalam cerita, Ben tidak hanya membuat minuman yang enak tapi juga memperhatikan orang yang akan mencicipinya. Anda mungkin juga memiliki sahabat spesial seperti Jody yang perhatian dan selalu menjadi langganan curhat atau bercanda saat pikiran sedang penat.
2. Bertengkar Itu Wajar
Lu sama gue tuh ibarat hati sama kepala. Hati sama kepala selalu punya masalahnya sendiri-sendiri, tapi yang satu gak bakalan bisa survive tanpa yang lain.
Kata-kata bijak tentang persahabatan ini merupakan penggalan dari dialog yang ada di film pertama Filosofi Kopi. Saat itu, Jody dan Ben sedang berdamai dengan satu sama lain setelah lama bertengkar.
Mereka menyadari bahwa meski sudah bersahabat hampir seumur hidup, pertengkaran adalah hal yang wajar karena masing-masing memiliki pemikiran sendiri. Jika Anda sedang bertengkar dengan sahabat, cobalah baca kalimat ini. Mungkin dengan begitu, memaafkan sahabat Anda menjadi lebih mudah.
3. Kenali Lebih Dalam
Persahabatan kita itu kayak kopi tubruk, permukaanya kasar. Tapi ketika lu cium, terus kenal lebih dalem, lu ngga akan bisa ngelupain itu.
Masih senada dengan kutipan di atas, kata-kata bijak dari film Filosofi Kopi ini juga menggambarkan persahabatan. Bagi penulisnya, tidak selamanya persahabatan yang baik itu adalah yang selalu terlihat akur.
Sebaliknya, orang yang terlihat selalu ribut dan berdebat dengan sahabatnya memiliki ikatan batin yang lebih kuat. Ketika berdebat mengenai sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama, Anda jadi tahu lebih jauh tentang sahabat, begitu pula sebaliknya.
4. Diam tapi Berkata
Dalam diammu, aku mendengar banyak suara. Diammu berkata-kata.
Pernah dengar istilah silent treatment? Jika belum tahu, istilah itu menggambarkan perilaku seseorang yang marah dengan orang lain dengan cara mogok berbicara padanya. Orang yang melakukan hal ini bisa membuat suasana menjadi canggung.
Jika pelaku hal tersebut adalah sahabat Anda, cobalah ucapkan kata-kata filosofi kopi ini sebagai sindiran. Mungkin saja dengan begitu ia akan melunak dan mau berbicara lagi dengan Anda. Setelah itu, bicarakan masalah Anda. Agar lebih seru, seduhlah kopi untuk dinikmati bersama.
5. Untungnya Memiliki Teman
Kau sama si Jody itu bila kutengok, udah seperti biji kiri dan biji kanan. Meski ada satu yang lebih tinggi dibanding yang lain, tapi kalian ada di satu habitat yang sama.
Kata-kata bijak berikutnya diambil dari dialog milik Joko Anwar pada film Filosofi Kopi 2. Pada saat itu, Ben marah dengan Jody dan hendak berpisah darinya. Joko Anwar pun menceramahi Ben dengan kata-kata di atas.
Kalimat tersebut menjelaskan bahwa sepasang sahabat itu menghadapi segalanya bersama. Jika ada yang egois, baiknya satunya mengalah, cukup jaga dan lakukan komunikasi yang baik agar tidak terjadi salah paham.
Komentar
Posting Komentar